Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menggelar open house di kampung halamannya, desa Sidomulyo BK 9 Belitang Kabupaten OKU Timur, Sabtu (08/06/2019). Kegiatan ini diikuti oleh ribuan warga OKU Timur yang memadati tenda besar yang disiapkan di halaman rumah.

Ini merupakan kegiatan rutin Gubernur sejak masih menjabat sebagai Bupati OKU Timur selama dua periode.

Open house itu dimulai sekitar jam 9 pagi, Gubernur H. Herman Deru tampak didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia serta anak, menantu dan cucunya.

Herman Deru dan keluarga menyambut para tamu dengan hangat dengan berjabat tangan, berpelukan disertai dengan candaan dan gelak tawa.

Dalam sambutannya, Herman Dehru sempat mengenang saat-saat dirinya masih kecil yang dinilainya sulit untuk dilupakan.

Bahkan dia mengaku sangat rindu dengan suasana saat masih kecil di desa kelahirannya desa Sidomulyo.

Herman Dehru juga menekankan pentingnya silaturrahmi, terutama antara pemimpin dengan rakyat. Menurutnya, tidak boleh ada sekat pembatas antara pemimpin dengan rakyat.

Artinya selaku seorang umaro harus dekat dengan rakyat yang dipimpinnya.

“Acara open house atau halalbihalal seperti ini sudah sering kita lakukan. Tradisi ini, dulu dilakukan ayah saya. Sepeninggal beliau tradisi ini terus kami lanjutkan bukan saja saat masih menjabat bupati. Tapi saat menjadi Gubernur saya sempatkan untuk menggelar open house didesa kelahiran saya,” tegas Herman Deru.

Herman Deru tidak lupa mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu yang sudah hadir dalam kegiatan open house. menurutnya, ada sekitar enam ribu tamu yang hadir.

“Saat saya menjabat bupati dulu ada sekitar lima sampai enam ribu orang datang. Hari ini juga sama bahkan lebih ramai. Ini tandanya silaturahmi diantara kita tetap terjaga dengan baik. Terima kasih kami untuk warga OKU Timur,” tandasnya.

Open house gubernur di Belitang kali ini selain dihadiri masyarakat umum juga dihadiri kalangan pejabat dilingkungan Pemkab OKU Timur, diantaranya nampak Wakil Bupati Feri Antoni, kepala OPD, Camat, Lurah dan Kades serta tokoh agama dan tokoh masyarakat OKU Timur. (*)