Pemerintah sepanjang tahun 2018 telah membangun empat Jembatan Gantung di Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Aceh Barat.

Jembatan tersebut dibangun dengan menggunakan dana APBN dan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Dengan dana APBN adalah Jembatan Gantung Pante Kala (60 meter) di Kabupaten Aceh Barat Daya dengan anggaran Rp 4,3 miliar, sedangkan menggunakan dana DOKA adalah Tanjong Dalam (72 meter) di Kabupaten Aceh Utara dengan anggaran Rp 5,14 miliar dan Gunung Setan (72 meter) di Kabupaten Aceh Utara dengan anggaran Rp 6,16 miliar.

Sementara itu, Jembatan Gantung Sikundo (90 meter) dibangun dengan anggaran Rp 3,74 miliar, dilaksanakan pada periode 2016-2018. Jembatan ini menghubungkan Desa Sikundo dengan Desa Jambak.

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, pembangunan jembatan gantung dapat meningkatkan produktifitas dan memberi kemudahan akses masyarakat Aceh.

“Hadirnya jembatan ini akan mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti yang dikutip dalam laman resmi Kementrian PUPR, Senin (11/02/2019).

Beberapa waktu lalu, sempat Viral Di media sosial foto warga Desa Sikundo yang menyeberangi sungai menggunakan jembatan kabel ala Indiana Jones.

Foto tersebut merupakan foto yang diambil tahun 2016. Sejak tahun 2016, sudah mulai dibangun secara bergotong-royong dengan anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan dilanjutkan dengan anggaran Pemerintah Aceh.

Pada tahun 2019, pembangunan jembatan gantung di Aceh akan dilanjutkan sebanyak 9 unit yang terbagi 6 unit didanai oleh APBN dan 3 unit didanai dari APBA.

“Enam jembatan gantung yang didanai APBN yakni Jembatian Gantung Geunie (42 meter) di Kabupaten Pidie Jaya, Alur Ngang (60 meter) di Kabupaten Gayo Lues, Blang Panu (120 meter), Keude Trumon (90 meter) di Kabupaten Aceh Selatan serta diusulkan Blang Brandeuh (90 meter) di Kabupaten Nagan Raya dan Siron (120 meter) di Kabupaten Aceh Besar,” kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Banda Aceh Achmad Subki.

Tiga jembatan gantung yang akan dibangun dengan dana Otsus Aceh yakni Seurendek-Tanoh Mirah (150 meter) di Kabupaten Aceh Barat, Baro-Sipot (150 meter) dan Pulo Teungoh-Dusun Sengkadeh (30 meter). Ketiganya berada di Kabupaten Aceh Barat. (*)