Seorang staf di Kanwil Kementerian Agama Lombok Barat, berinisial LBR diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Mataram. Staf tersebut diamankan pada Selasa pagi (15/01/2019) sekitar pukul 09.00 Wita di kawasan Gunung Sari Lombok Barat.

Melalui rilis Humas Polri, diperoleh diperoleh informasi bahwa LBR langsung dibawa tim penyidik ke Polres Mataram untuk menjalani pemeriksaan. Dalam OTT tersebut, ditemukan 2 buah amplop coklat berisi uang masing masing Rp 5 juta rupiah dan langsung diamankan oleh tim penyidik Polres Mataram.

Terduga OTT langsung menjalani pemeriksaan di ruang Tipikor Polres Mataram hingga siang. Pengacara terduga OTT, Denny Nurindra mengatakan, yang bersangkutan ditangkap lantaran ketahuan meminta sejumlah jatah pembangunan masjid yang terdampak gempa di Lombok Barat. Masing-masing masjid diminta jatah 20 persen.

“Masing-masing masjid dia minta jatahnya 20 persen, kalau dananya Rp 200 juta tinggal dihitung 20 persen berapa, ya dia memang meminta jatah dari dana bantuan itu,” katanya.

Tim penyidik kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga OTT. Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam membenarkan ada penangkapan dan akan segera memberi keterangan terkait OTT yang dilajukan tim Tipikor Polres Mataram.(*)