Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, petani rumput laut di Bantaeng, Sulawesi Selatan sudah mulai menikmati hasil dari rumput laut. Bahkan, hasil dari penjualan rumput laut tersebut petani sudah mampu membeli mobil dan mengangkat perekonomian warga Bantaeng.

Hal itu dikatakan Nurdin saat meninjau langsung gudang rumput laut, di Pelabuhan Perikanan Untia Makassar, Senin (15/07/2019).

“Dulu dari Bantaeng itu dari harga Rp 7000 menjadi Rp 17.000. Karena kenaikan harga yang tinggi petani langsung beli mobil. Nah sekarang sudah mencapai Rp 25.000 per kilogramnya,” kata Nurdin.

Saat ini, rumput laut yang dihasilkan oleh petani di Bantaeng sudah masuk pasar luar negeri. Seperti yang dilakukan oleh CV Adi Tirta yang mengekspor rumput laut ke China, Amerika, Amerika Latin, dan Spanyol.

Setiap bulannya, CV Adi Tirta bisa mengekspor rumput laut hingga mencapai 100-125 ton perbulan.

Untuk itu, Nurdin berharap, semua yang berkaitan dengan perizinan baik ekspor maupun izin industri harus diberikan kemudahan.

Pasalnya menurut Nurdin, pemerintah tidak lagi dilayani oleh masyarakat, investor atau pengusaha, tetapi pemerintahlah yang harus melayani.

“Pemerintah tidak boleh dilayani, tapi pemerintah harus melayani, bila perlu pemerintah harus menjemput bola. Ini kan investor dan pengusaha memberikan keuntungan untuk masyarakat Sulsel,” pungkas mantan bupati Bantaeng 2 periode. (*)