Pengelolaan Sumber Daya Alam Harus Selalu Berwawasan Lingkungan. Demikian disampaikan oleh Deputi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Maritim RI dalam Kegiatan Rakor dan Bancmarking di Aceh.

Kemenko Maritim RI melalui Deputi Sumber Daya Alam dan Jasa melakukan Rakor dan Benchmarking tentang sumber daya alam yaitu garam di Aceh 2-3 Juli 2019.

Rakor membahas tentang pengembangan produksi garam, dan garam pangan halal serta fortifikasinya.
Garam sendiri merupakan problem serius, dimana stok nasional dengan konsumsi masih jauh selisihnya sehingga beberapa tahun terakhir Indonesia impor garam.

Disela-sela kegiatan tersebut, Agung Kuswandono melakukan kegiatan penanaman magrove, kegiatan peduli lingkungan tersebut dilakukan di Desa Lan Nga, kecamatan Masjid Raya.

Penanaman dilakukan bersama dengan kelopok tani lokal yaitu Kelompok Tani Formaslim, binaan BPDASHL Kreung Aceh. Hasil koordinasi dan kerjasama antara Kemenko Maritim dengan KLHK.