Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia hinga Desember 2018 mengalami kenaikan 22,54 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding jumlah kunjungan pada Desember 2017, yaitu dari 1,15 juta kunjungan menjadi 1,41 juta kunjungan.

Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal Februari 2019 menyebutkan bahwa selama tahun 2018, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 15,81 juta kunjungan atau naik 12,58 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 14,04 juta kunjungan.

Begitu juga dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia. HinggaDesember 2018 mencapai rata-rata 59,75 persen atau naik 0,22 poin dibandingkan dengan TPK Desember 2017 yang tercatat sebesar 59,53 persen.

Sementara itu, jika dibanding TPK November 2018, TPK hotel klasifikasi bintang pada Desember 2018 mengalami penurunan sebesar 0,44 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Desember 2018 tercatat sebesar 1,75 hari, terjadi kenaikan 0,03 poin jika dibandingkan keadaan Desember 2017.

BPS menyebutkan bahwa masa liburan di Desember 2018 membuat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,41 juta. “Naiknya agak tajam. Dengan posisi Desember ini kalau kita kumulatifkan 15,81 juta orang. Mengalami kenaikan 12,58 persen (dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017),” kata Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto.

“Tourism ini kita harapkan menjadi tumpuan perekonomian di masa depan, selain ekonomi kreatif,” tambah Kecuk.(*)