Makan Dibatasi 20 Menit Bagaimana Pendapat Para Ahli Mengenai Hal Ini

  • Share

     Masih meningkatnya kasus covid-19 membuat PPKM di perpanjang kembali, menjadi PPKM level 4 berlaku mulai 26 Juli- 2 Agustus 2021. Memperbolehkan warung untuk buka tetapi hanya diperbolehkan maksimal 20 menit  untuk melakukan Dine-in  atau makan di tempat. Sebagian masyarakat menyebut 20 menit waktu yang singkat untuk makan .

Namun seperti yang terlansir pada DetikHealt menurut pakar Metabolisme Dr.dr Indra Wi jaya, SpPD-KEMD,MKes, FINASIM menyebutkan waktu yang ideal memang kisaran 15-20 menit untuk makan, menurut dr Indra , saat makan memang harus dikunyah dengan baik seta tidak terburu-buru agar mudah dicerna . Namun 20 menut bukan berarti tidak cukup untuk melakukan makan, asal tidak dibarengi dengan aktivitas lainnya, seperti main gadget.   “Waktu makan yang lama kadang disebabkan karena ada aktivitas lain seperti makan sambal liat gadget atau berbucara,” Dr Indra , Senin (26/07/2021).

     APA AKIBAT JIKA MAKAN DIBURU OLEH WAKTU

  Menurur dr Indra, makan terburu -buru dapat menggangu system pencernaan terutama dibagian lambung dapat menyebabkan penyakit magh. “ Makan yang terlalu cepat bisa menggangu pencernaan , terutama lambung karena makanan bisa jadi tidak tercerna dengan baik di mulut. Sehingga lambung harus bekerja keras untuk melumatkan makanan , sehinngga sering terjadi sakit magh”

   Selain dr. Indra , Ahli gizi komunitas dr Tan Shot  Yen juga memberikan penyelasannya bahwa makan terlalu cepat bisa menyebabkan kembung, tersedak, hingga kemampuan tubuh yang kurang maksimal dalam menyerap nutrisi dari makanan. “ Pertama Kembung karenga biasanya udara jikut tertelan, kedua potongan makanan(belum terkunyah dengan baik). Ketiga, pencernaan tidak bisa mencerna dan menyerap baik karena potongan besar ,” Kata dr Tan.

   Sebab itu dr. Tan menyarankan untuk membawa pulang makanan dari pada harus memaksakan diri untuk makan di tempat, selain itu dapat mengurangi kecemasan untuk melakukan makan dengan cepat , makan dirumah atau membawa bekal dari rumah juga dapat menghindari resiko penularan covid-19.

  • Share