Poempida Hidayatulloh, Ketua umum Orkestra (Organisasi Kesejahteraan Rakyat), akan segera mendeklarasikan gerakan nasional membaca dan menulis sehat.

Gerakan membaca dan menulis sehat rencananya akan dilaksanakan di salah satu hotel di Jakarta, akhir bulan februari 2019.

Gerakan membaca dan menulis sehat akan diikuti oleh lintas organisasi, profesi, dan lintas sektor.

Gerakan yang sama nantinya akan dilakukan di setiap daerah.

Hal ini disampaikan oleh Poempida kepada wartawan disela-sela kesibukannya di kantor Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan pada Kamis (21/02/2019).

“Masifnya penyebaran informasi “hoax” di masyarakat, melalui berbagai sosial media saat ini sangat meresahkan masyarakat”, kata Poempida.

Karenanya Poempida mengajak semua pihak membangun kesadaran dan kepedulian bersama dalam menangkal hoax.

“Ini tidak bisa dibiarkan, kita harus berjuang bersama mengajak seluruh masyarakat untuk membaca dan menulis dengan sehat”. Ujar Poempida Hidayatulloh.

Poempida, dengan nada semangat mengatakan, “Informasi “hoax” menjadikan hidup masyarakat tidak sehat, tidak sejahtera. Kita bisa menjadi gelisah, tidak nyaman, bahkan terkadang marah hampir setiap hari karena massifnya “hoax”.

Karenanya saya akan sangat serius bersama masyarakat menangkal informasi “hoax”, dengan cara apa? melalui gerakan membaca dan menulis dengan sehat. Ayo membaca dan menulis dengan sehat”.

Informasi hoax sangat cepat berkembang di masyarakat melalui jejaring sosial media.

Berdasarkan data Kemenkominfo, sejak Agustus 2018 sampai 21 Januari 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menerima laporan konten hoaks yang disebarkan melalui aplikasi pesan instan WhatsApp sebanyak 43 konten hoaks.

Berdasarkan rekapitulasi tahunan, Kementerian Kominfo paling banyak menerima aduan konten hoaks sebanyak 733 laporan di Tahun 2018.